14 Hari Polres Banjarbaru Tangkap 53 Tersangka Dalam Operasi Antik Intan 2019

BANJARBARU – Polres Banjarbaru mengadakan Konferensi Pers Operasi Kepolisian Terpusat Antik Intan 2019 yang telah dilaksanakan selama empat belas hari, bertempat di Joglo Polres Banjarbaru, Selasa (29/10).

Puluhan Pengedar dan pemakai Narkoba berhasil diamankan oleh Satuan Narkoba Polres Banjarbaru beserta Polsek jajaran.

Totalnya ada 53 orang pengedar dan pemakai narkoba, mulai dari Sabu Sabu, Ekstasi (Inex), sampai dengan Obat Daftar G.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya S.I.K.,M.H mengatakan puluhan tersangka pengedar dan pemakai Narkoba ini diamankan berkat peran kinerja Satuan Narkoba Polres Banjarbaru dan Polsek jajaran Polsek Banjarbaru serta masyarakat.

“Target operasi (TO) dalam Operasi Antik ada 5 orang dan semua sudah terungkap. Selain itu juga ada kasus yang bukan TO ada 48 Tersangka, semua berhasil kita ungkap. Berkat bantuan masyarakat dan laporan yang kami terima langsung,” ungkapnya didampingi Kasat Narkoba, AKP Elche Angelina.

Dari 53 tersangka, terdapat 8 tersangka Perempuan dan 1 tersangka masih dibawah umur.
 
untuk tersangka yang masih dibawah umur, Pihaknya juga memperlakukan khusus sesuai dengan UU perlindungan anak.
 
“Kami juga berhasil mengamankan barang bukti diantaranya Narkotika (sabu-sabu) sebanyak 27,92 gram, 2 butir Extacy, 87 butir obat Zenit Carnophen dan 722 butir obat daftar G lainnya.” Ucapnya.
 
“Dari jumlah barang bukti dan lainnya. Kami memperkirakan nilai kerugian yang kami amankan sekitar Rp 1 Milyar lebih. Peranan para tersangka ini macam-macam, masih kita dalami peranan dan jaringannya,” terangnya.

Kapolres juga mengimbau kepada masyarakat, jika melihat, mendengar dan mengetahui akan adanya kelompok atau orang yang terlibat peredaran Narkoba di lingkungannya, agar tidak ragu melaporkannya, apalagi saat ini Polres Banjarbaru memiliki aplikasi SIHARAT. Pihaknya juga akan menjamin keselamatan dan kerahasiaan si pelapor.

Puluhan tersangka ini dijerat dengan pasal 112 dan 114 UU Narkotika No 35 Tahun 2009. Dengan ancaman hukuman minimal hukuman 4 tahun maksimal 16 tahun hukuman kurungan penjara.(RAN)

Tinggalkan Balasan