Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Intan 2019 Polres Banjarbaru

foto pengecekan pasukan dalam rangka operasi ketupat intan 2019 Polres Banjarbaru

BANJARBARU – Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya S.I.K.,M.H., memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Intan 2019 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Apel digelar di lapangan Mako Polres Banjarbaru, Selasa(28/5/2019) pukul 08:00 Wit, diikuti sejumlah personel Polri, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Banjarbaru, Dinas Perhubungan Kota Banjarbaru, Damkar Kota Banjarbaru, Sencom Kota Banjarbaru dan Saka Bhayangkara.

Hadir dalam kegiatan itu, Sekda Kota Banjarbaru, Ketua Pengadilan Negeri Kota Banjarbaru / yang mewakili, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Banjarbaru / yang mewakili, Dandim 1006 / MTP atau yang mewakili, Kasat Brimob / yang mewakili, Danyonif 623 / BWU / yang mewakili, Denzipur 8 GM / yang mewakili, Danlanud Syamsudin Noor / yang mewakili, Kasubdenpom / yang mewakili, Para PJU Polres Banjarbaru, Para Kapolsek Jajaran Polres Banjarbaru, Para Perwira Polres Banjarbaru, serta tamu undangan lainnya.

foto : humas_resbjb

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya S.I.K.,M.H., membacakan sambutan Kapolri Jenderal Polisi Prof H Muhammad Tito Karnavian PhD di antaranya mengatakan operasi besar tahun 2019 yang akan digelar 13 hari ini, mulai tanggal 20 Mei 2019 sampai dengan tanggal 10 Juni 2019, memiliki karakteristik yang khas dibandingkan dengan operasi di tahun-tahun sebelumnya.

Operasi ketupat Tahun 2019 akan dilaksanakan bersama dengan penyelenggaraan tahapan Pemilu tahun 2019 membuat potensi kerawanan yang akan dihadapi dalam penyelenggaraan Operasi ketupat Tahun semakin kompleks, sejalan dengan hal tersebut berbagai gangguan terhadap stabilitas Kamtibnas, berupa aksi serangan teror baik kepada masyarakat maupun kepada personil dan markas Polri.

Berbagai kejahatan yang meresahkan masyarakat seperti pencuriaan, perampokan, begal, dan premanisme, aksi intoleransi dan kekerasaan seperti aksi viking oleh ganguan terhadap kelancaraan dan keselamatan transportasi darat, laut dan udara.

Permasalahan terkait stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok serta bencana alam tetap menjadi potensi kerawanan yang harus diantisipasi secara optimal dalam operasi ketupat ini.

Dijelaskan juga bahwa apel gelar pasukan ini diselenggarakan secara serentak mulai dari tingkat markas besar hingga ke Polres jajaran.

Ada dua tujuan yang hendak dicapai dari pelaksanaan apel gelar pasukan ini yaitu untuk mengecek kesiapaan personel, peralatan dan seluruh aspek operasi termasuk sinersigitas dan soliditas komponen penyelenggaran dan bermaksud untuk menunjukan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik, sehingga akan menumbuhkan ketenangan, rasa aman, dan nyaman bagi masyarakat. (RAN)

Tinggalkan Balasan