Gencarkan Sosialisasi Pencegahan Pembakaran Hutan dan Lahan Di Wilayah Hukum Polres Banjarbaru

BANJARBARU – Kapolres Banjarbaru memerintahkan kepada seluruh personel Polres maupun Polsek jajaran agar lebih meningkatkan lagi sosialisasi ke seluruh masyarakat Kota Banjarbaru untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau ini, Rabu (11/09/19).

Hal itu langsung di respon dengan cepat oleh personil baik Perwira maupun Bintara.

Contohnya Sat Binmas Polres Banjarbaru yang menggunakan 1 Unit Mobil dinas Sat Binmas untuk melakukan sosialisasi karhutla kepada masyarakat Kota Banjarbaru, khususnya yang berada di pemukiman padat penduduk dan dekat dengan lahan / hutan.

Serta ada juga personel yang belusukan kedalam pasar menggunakan pengeras suara memberikan sosialisasi tentang karhutla kepada para pedagang dan pembeli.

Dan ada pula personil yang memanfaatkan pengeras suara mushola atau mesjid usai melaksanakan shalat berjamaah untuk melakukan sosialisasi karhutla kepada masyarakat sekitarnya.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya S.I.K.,M.H., mengatakan “Saya perintahkan kepada seluruh Personel Polres dan Polsek jajaran untuk lebih meningkatkan sosialisasi tentang karhutla, agar masyarakat mengerti bahaya membakar hutan dan lahan serta dampak yang akan ditimbulkan.”

“Dan jangan lupa ditegaskan kepada masyarakat, setiap pelaku pembakar hutan dan lahan dengan sengaja akan ada sanksi pindana, Pertama, Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Pasal 78 ayat (3) menyebut, pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan 15 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar. pada Pasal 78 ayat (4) menyebut, pelaku pembakaran hutan dikenakan sanksi kurungan 5 tahun dam denda maksimal sebesar Rp 1,5 miliar.”

“Kedua, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2004 tentang Perkebunan. Pasal 8 ayat (1) menyebutkan, seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar dikenakan sanksi kurungan 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar.”

“Dan yang ketiga, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan hidup. Pada Pasal 108 menyebutkan, seseorang yang sengaja membuka lahan dengan cara dibakar dikenakan sanksi minimal 3 tahun dan maksimal 10 tahun serta denda maksimal Rp 10 miliar.”tegas Kapolres Banjarbaru kepada para Personelnya.

“Api kecil menjadi kawan, api besar adalah lawan.” Tambahnya. (RAN)

Tinggalkan Balasan