Korban Dibanting,Begal Ditangkap

Foto pelaku

BANJARBARU – Mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya pelaku pencurian / begal yang berhasil diamankan warga personil gabungan dari SPKT, Piket fungsi dan Resmob Polres Banjarbaru langsung menuju ke Jalan Budi Waluyo Gg.Ibramsyah Rt.007 Rw.002 Kel.Sungai Ulin Kec.Banjarbaru Utara Kota Banjarbaru, Selasa (07/04) malam.

Tidak ingin menjadi bulan – bulanan massa petugas langsung membawa pelaku begal tersebut ke Mapolres Banjarbaru.

Kronologis kejadian pada saat itu berpura-pura minta diantar korban dari langgar dekat TKP tersebut kemudian korban membonceng pelaku dengan menaiki 1 (satu) buah sepeda motor Honda Beat Tahun 2013 wama Biru Putih, sesampainya di jalan yang agak gelap terlapor meminta untuk stop,  kemudian pelaku turun dari sepeda motor dan langsung membanting korban.

Saat pelaku berusaha membawa sepeda motor milik korban , korban melakukan perlawanan dengan menendang pelaku sampai pelaku terjatuh kemudian pelaku berusaha melarikan diri namun korban berteriak hingga warga sekitar berdatangan dan berhasil mengamankan pelaku.

“Pelaku begal tersebut bernama M. Rian alias Amad (23 Tahun) warga Jl. Tambang Bungai GG. V Kel. Selat Tengah Kec. Selat Kab. Kapuas Kalteng dan dari hasil pemeriksaan pelaku merupakan residivis kasus pencurian yang sebelumnya beraksi diwilayah Kab.Banjar dan baru bebas dari penjara pada akhir Tahun 2019 lalu”, terang Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah.

Akibat perbuatannya tersbut korban sempat mendapat beberapa kali pukulan hingga korban mengalami luka pada bagian tangan dan kepala.

Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso, S.I.K., M.H melalui Kasubbaghumas Polres Banjarbaru AKP Siti Rohayati, S.Ap menyampaikan ucapan terimakasih kepada warga sekitar yang dengan sigap menolong korban bahkan berhasil mengamankan pelaku begal tersebut.

“Untuk pelaku saat ini kami lakukan proses hukum dan akan kami jerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman kurungan penjara maksimal 9 Tahun Penjara”, tutupnya. (ORH)

Tinggalkan Balasan