Ikhlas, Benar dan Berkualitas

-->
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

foto : humas_resbjb

BANJARBARU – Unit Resmob Polres Banjarbaru koordinasi dengan Resmob Tapin dan Polsek Binuang untuk mengejar pelaku curanmor yang informasinya sedang berada diwilayah Binuang Kabupaten Tapin, Minggu (12/5).

“Kami mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang menggunakan Roda 2 yang diduga hasil curanmor yang terjadi pada tanggal 10 Mei 2019 dengan jenis Yamaha VIXION warna ungu sedang berada di daerah Binuang dan kemudian kami pun berangkat menuju ke daerah Binuang”, ucap Panit 1 Reskrim IPDA Alhamidie.

“Sesampainya disana kami berkoordinasi dan bergerak bersama – sama untuk mencari pelaku dan akhirnya tim gabungan pun berhasil menangkap pelaku atas nama Susilo (36 Tahun) Warga Binuang Kabupaten Tapin, pelaku ditangkap saat sedang mencuci motor tersebut di salah satu tempat pencucian di Binuang dan pelaku pun mengakui bahwa telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak 11 kali di Banjarbaru dan menjualnya kepada AF (25 Tahun) warga Desa Tatakan Kabupaten Tapin dan tim gabungan pun berhasil mengamankan AF beserta 9 (sembilan) unit Ranmor Roda 2 berbagai macam merk”, pungkas Alhamidie.

foto : humas_resbjb

Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Aryansyah menjelaskan, “Sat Reskrim Polres Banjarbaru berhasil mengamankan pelaku yang mengaku melakukan sebanyak 11 TKP di Kota Banjarbaru dengan modus mencari kelengahan pemilik yang meninggalkan kunci tergantung di sepeda motornya, Kami dapat mengamankan total 9 (sembilan) Unit Roda 2 hasil curian pelaku yaitu 3 (tiga) unit Honda Scoopy, 2 (dua) unit Yamaha MIO, 1 (satu) unit Honda SUPRA X 125, 1 (satu) unit Suzuki Shogun, 1 (satu) unit Honda VARIO, dan 1 (unit) Yamaha Vixion dan masih ada lagi 2 (dua) unit Roda 2 lainnya yang masih dalam pencarian”.

“Tersangka beserta Barang Bukti kami amankan guna proses penyidikan selanjutnya, Tersangka Curanmor ini mencuri tunggal, kami sangkakan dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman 5 (lima) Tahun penjara dan ditambah 1/3 lagi dari ancaman penjara nya karena berulang, sementara penadah kami sangkakan dengan Pasal 480 KUHP yang diancam pidana penjara selama – lamanya 4 (empat) Tahun”, pungkas AKP Aryansyah. (okkyLnd)


Official Link

  • Tribrata News
  • Mabes Polri
  • Promoter.
  • Polda Kalsel