Ikhlas, Benar dan Berkualitas

-->
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Banjarbaru – Polda Kalimantan Selatan memusnahkan 17 kilogram sabu hasil pengungkapan jaringan narkoba internasional dari Malaysia. Sabu yang dipacking dalam bungkusan abon akan dipasok untuk kebutuhan di Kalimantan termasuk Kalsel.

Dalam pemusnahan, sabu diblender oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen H Yazid Fanani dan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, Rabu (19/09/2018) di halaman Setdaprov Kalsel.

Tak hanya itu Polda Kalsel juga mengungkap kasus pengoplosan tabung gas elpiji tiga kg bersubsidi ke tabung gas 12 kg non subsidi.

Terlihat barang bukti yaitu tabung gas isi kapasitas 12 kg sebanyak 5 tabung, tabung gas kosong kapasitas 12 kg sebanyak enam tabung tabung, gas isi kapasitas tiga kg sebanyak 23 tabung, tabung gas kosong kapasitas tiga kg sebanyak 18 tabung, pipa penyuling sebanyak dua buah dan 2 karet pengait serta truk tangki.

Irjen Pol Yazid Fanani mengatakan Polda Kalimantan Selatan berkomitmen untuk menanggulangi penyalahgunaan BBM ini agar kebutuhan masyarakat untuk BBM ini dapat terpenuhi. Penangkapan penyalahgunaan elpiji bersubsidi tersebut terangnya didapat dari pengusaha yang memiliki tempat.

“Yang punya tempat baik pangkalan dan eceran,” ujarnya.

Selain gas elpiji, Polda Kalsel juga berhasil melakukan penindakan terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi yang dioplos menjadi BBM non subsidi.

Bahan bakar yang seharusnya digunakan untuk rakyat justru disalahgunakan menjadi BBM non subsidi. BBM bersubsidi kemudian dijual dengan harga non subsidi ke kebun-kebun. Padahal terangnya perkebunan hendaknya memakai BBM non subsidi.

“Pelaku terangnya mengambil keuntungan dari perbedaan harga dari gas subsidi dan non subsidi,” terangnya.

Ia juga mengimbau agar masyarakat turut aktif untuk melapor ke pihak kepolisian jika melihat adanya penyalahgunaan BBM, dan gas bersubsidi.
Sementara dalam penindakan narkoba jaringan internasional, Polda Kalsel juga berhasil menyingkap pembuatan KTP palsu.

Dalam kegiatan sindikat jaringan internasional itu sebutnya sangat terorganisir yaitu ada yang berperan menjadi koordinator lapangan,kapten lapangan, pelaksana lapangan hingga penyedia akomodasi berupa KTP untuk mempermudah akses perjalanan.

“Dengan tertangkapnya jaringan ini Polda Kalsel telah menyelamatkan sebanyak 344.218 orang terhindar dari narkoba di Kalimantan,” terangnya.

Dalam 17 kilogram narkoba yang berhasil digagalkan Polda Kalsel membekuk 113 tersangka. Sementara Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengatakan masyarakat Kalsel harus terhindar dari narkoba. Ia mengimbau agar generasi Kalsel harus terbebas dari narkoba.

“Hari ini kita gelar pemusnahan barbuk masyarakat diharapkan memahami dan mengerti,” ujarnya. (fh3189)


Official Link

  • Tribrata News
  • Mabes Polri
  • Promoter.
  • Polda Kalsel