Rebutan Lahan Parkir, Erlangga Tega Tikam Randi Dengan Parang

foto : humas_resbjb

BANJARBARU – Erlangga, pemuda bertato ini berdarah dingin. Lengan hingga bagian wajah penuh tato, menyeramkan.

Bahkan dia masih saja senyum-senyum, tampak santai. Kini dia berurusan dengan hukum karena sudah menikam tetangganya sendiri dengan parang.

Dari keterangannya kepada kepolisian, Erlangga tega melakukan penganiayaan itu karena berebut lahan parkir. Parang itu disambarkan kepada Randi, Rabu (17/10) jelang malam tadi.

Saat itu di depan Laboratorium Klinik di Guntung Payung. Erlangga menikam Randi menggunakan parang. Akibatnya, Randi mengalami luka sabetan di bagian bahu cukup dalam dan dibagian tangan. Untung saja masih selamat dan hingga kini masih perawatan.

Menerima informasi tersebut, anggota Polsek Banjarbaru Kota langsung meluncur cepat ke lokasi kejadian.

Kondisi korban Randi sudah tergeletak lemah. Polisi melakukan evakuasi cepat, agar jangan sampai Randi kehabisan darah.

Langsung saja membawa korban ke RS Ratu Zaleha Martapura.

Buser Polsek Kota Banjarbaru bekuk Erlangga di rumahnya Guntungpayung, sekitar 30 menit saja pasca kejadian pelaku pasrah ketika diamankan.

Kapolsek Banjarbaru Kota Kompol Purbo Rahardjo melalui Kanit Reskrim Polsek Banjarbaru Kota Iptu Yuli Tetro, Kamis (18/10) membenarkan kejadian tersebut.

Pelaku kini sudah berada di Polsek untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Pelaku dikenakan pasal 351 ayat 2 tentang penganiayaan. Untuk korban pun selamat, dan kini masih dilakukan perawatan untuk pemulihan. (fh3189)

Tinggalkan Balasan