Setelah Lebaran, Motor Pelaku Bali Akan Dikeluarkan

BANJARBARU – Aksi balap liar yang tetap juga berlangsung di tengah pandemi Covid-19 membuat geram Polres Banjarbaru, melalaui Satlantas Polres Banjarbaru tilang pun akan diberlakukan kepada para pelaku balap liar yang terjaring razia petugas.

Kepala Satuan Laulintas Polres Banjarbaru, AKP Apriyansa Sinatra, menegaskan  pihaknya akan melakukan tindakan tegas dengan menilang pelaku balap liar yang beroperasi di Kota Banjarbaru.

“Kita berikan tindakan tilang dan motor nya kita keluarkan setelah lebaran atau satu bulan,” kata AKP Apriyansa, Selasa (28/4/2020) .

Dijelaskannya bahwa sejauh ini petugas Kepolisian Polres Banjarbaru beserta Polsek jajarannya sudah dua kali menindak balap liar di bulan Ramadan ini.

Dikatakan AKP Apriyansa, bahwa di Banjarbaru ini ada empat lokasi rawan balap liar.

Pertama di jalan A. Yani perbatasan kota dengan Martapura, kedua di Murjani Banjarbaru, ketiga di areal Perkantoran Gubernur Kalsel, dan terakhir di Jalan Golf Banjarbaru.

“Kita akan terus monitor dan syukur kami dibantu warga melaporkan melalui aplikasi SIHARAT+2.0 sehingga dengan cepat petugas bergerak ke lokasi dan melakukan tindakan,” kata AKP Apriyansa.

Ya, kembali lagi, pembalap liar di kawasan Banjarbaru terjaring oleh piket fungsi gabungan yang dipimpin Kaur Bin Ops (KBO) Sat Lantas Polres Banjarbaru Ipda Yuwono Selasa (28/4/2020) dini hari pukul 01.00 Wita.

Petugas gabungan menyita 12 unit Roda 2 yang diduga melakukan Aktivitas balap liar selanjutnya ditilang oleh Sat Lantas Polres Banjarbaru.

Selain itu, petugas piket fungsi gabungan juga mengamankan 24 orang remaja diantaranya ada dua remaja perempuan, selanjutnya dilakukan pembinaan dan dikembalikan ke orang tuanya masing-masing.

Kasubbag Humas Polres Banjarbaru, AKP Siti Rohayati S.Ap mengimbau berkali kali kepada masyarakat terutama pemuda kiranya memanfaatkan waktu di rumah saja agar jangan Keluyuran apalagi balap liar.

“Untuk yang belum ke tangkap balap liar, kami harap jangan lakukan balap liar karena merugikan dan membahayakan banyak pihak,” kata dia.

Siti Rohayati juga mengajak kepada para orang tua untuk peran sertanya dalam memberikan pengawasan, jika ada indikasi anak anaknya yang keluar rumah untuk melakukan hal hal yang tidak bermanfaat untuk dapat diberikan nasehat agar tetap berada dirumah saja selama masa Pandemi Covid-19 untuk kebaikan dan kesehatan kita bersama.

Dari pelaksanaan giat, para pemuda yang diduga pembalap liar ini diminta dorong motor sampai Polres Banjarbaru sambil nyanyi judul lagu “Ibu”. Dimaksudkan biar ingat sama orang tuanya.

“Sekali lagi, untuk masyarakat Kota Banjarbaru yang saat ini masih mengikuti himbauan dari Pemerintah untuk tetap dirumah guna mencegah penyebaran Covid-19 kami ucapkan terimakasih banyak ya, kami tidak akan beristirahat sebelum kalian bisa beristirahat dengan nyenyak #stayhome, ” imbau Siti Rohayati. (RAN)

Tinggalkan Balasan