TRIBRATANEWS POLRES BANJARBARU

Bripka Joehansyah Berikan Himbauan Terhadap Motoris Klotok

Polres Banjarbaru, bagi masyarakat Aluh Aluh, sungai adalah jalan raya, pola kehidupan mereka Yang sangat sederhana menjadikan daerah pesisir sungai dan laut sebagai tempat untuk menggantungkan hidup, sebagai petani dan nelayan, sehingga menjadikan jukung dan klotok sebagai alat transportasi vital bagi mereka.

Jukung (perahu kayu tradisional Kalsel) dan Klotok (jukung/perahu dengan mesin tempel), setiap hari siang dan malam hampir tak pernah pernah putus lalu-lalang melintas di sungai aluh aluh. Begitu pula dengan wilayah desa Labat Muara.

Sebagai alat transportasi pada umumnya sebelum digunakan para operator dari klotok hendaknya harus memiliki pengetahuan tentang peraturan keselamatan dalam pelayaran dan setiap ada kesempatan Bripka M.Joehansyah “selalu menyampaikan kepada pemilik klotok tentang tatacara keselamatan dalam pelayaran, tentunya untuk menghindari hal yang tidak dinginkan”. ucapnya.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kapolsek Aluh Aluh mengatakan memang banyak hal yang mempengaruhi dalam keselamatan pelayaran, baik itu dari faktor manusia maupun alam”. Kapolsek juga menambahkan “untuk mengurangi resiko tersebut ada baiknya bagi operator untuk lebih trampil dan lebih memperhatikan faktor- faktor,serta perlengkapan dalam keselamatan pelayaran”, Jelasnya. (e’Black)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: