TRIBRATANEWS POLRES BANJARBARU

Bripka Sunhaji Ajak Warga Untuk Tidak Menggunakan Alat Setrum dan Kimia Berbahaya

Polres Banjarbaru, bahwa sesuai Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009 Tentang Perikanan, dalam pasal 84 dituliskan bahwa menangkap ikan dengan bahan berbahaya diancam pidana penjara maksimal 6 tahun serta denda maksimal sebear Rp1,2 miliar.

Untuk minindak lanjuti amanah dari Kapolseknya, Bripka Sunhaji selaku Bhabinkamtibmas Desa Terapu wilkum Polsek Aluh Aluh salah satu polsek di wilkum Polres Banjarbaru melakukan himbauan kepada para nelayan di pelabuhan desa, selasa (03/10).

Dia mengajak warga khususnya para nelayan untuk mematuhi larangan penangkapan ikan dengan bahan kimia, apalagi Bhabinkamtibmas bersama kelompok masyarakat telah memasang spanduk larangan.

“Beberapa waktu lalu, kami telah memasang spanduk larangan menangkap ikan menggunakan bahan kimia dan setrum,” ucap Bripka Sunhaji.

Ia mengatakan, selanjutnya spanduk larangan tersebut dipasang di sekitar aliran sungai dan pelabuhan di Desa Terapu Kecamatan Aluh Aluh.

Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya melalui Kapolsek Aluh Aluh AKP Suroto menjelaskan, Pemasangan spanduk larangan ini juga sebagai bentuk keseriusan kami terhadap program pemulihan habitat ikan di sungai, serta tindak lanjut dari UU Nomor 31 Tahun 2009 tentang Perikanan.(tole45)

 

Tagline : Polda Kalsel, Polda Kalimantan Selatan, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: