Ikhlas, Benar dan Berkualitas

-->
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube

Anda perlua melakukan upgrade ke Flash Player versi 10 atau di atasnya.

Tribratanews.polri.go.id – Banjarbaru, Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya, S.Ik.,MH.,menghadiri acara pertemuan para pengurus FKUB yang di gelar di ruang Tamu Kantor Walikota Banjarbaru, selasa (25/7).

Acara pertemuan itu di hadiri juga  Walikota Banjarbaru Drs. Nadjmi Adhani, Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya, S.IK, MH, Kepala Kesbang Pol Kota Banjarbaru Mutia Syafariahadi, Kajari Kota Banjarbaru Ferizal, SH, MH, Ketua FKUB Mahfudz Sidiq beserta anggota FKUB Kota Banjarbaru periode 2012-2017, Kemenag Kota Banjarbaru Taufiqurrahman Noor, Camat Banjarbaru Selatan Abdul Basid, Lurah Loktabat Selatan Sun Subogo dan Peltu Suyono Kodim 1006/MTP.

Pertemuan dibuka oleh Walikota Banjarbaru dengan agemda membahas akan berakhirnya FKUB Kota Banjarbaru masa bakti 2012-2017 dimana ada tiga permasalahan yang masih berkembang di masyarakat seperti Rehab rumah ibadah Advent hari ketujuh yang terletak di jl. Kerinci Rt. 04 Rw. 04 Kel. Loktabat Selatan Kota Banjarbaru dengan pemilik bangunan Dr. dr. Parlindungan Siringoringi, Penolakan terhadap langgar Al Mujahidin yang akan dijadikan Masjid Muhammadiyah oleh para jamaah Muhammadiyah di Komp. Husindo Raya Gang Surya Rt 03 Rw 01 Kel Cempaka kec. Cempaka Kota Banjarbaru dan Pembangunan Mesjid LDII di Pondok Empat Kel. Loktabat Utara.

Dalam pertemuan itu Kapolres Banjarbaru AKBP Kelana Jaya menyampaikan aliran advent berbeda dengan aliran lain di agama kristen sehingga perlu dicari solusi terbaik guna terciptanya kerukunan umat beragama di Kota Banjarbaru, Optimalkan pendekatan dengan melakukan pendataan masyarakat sekitar seperti suku, agama  serta siapa saja yang pro dan kontra tentang pendirian gereja advent hari ketujuh, Apabila ada konflik atau gejolak yang mengarah kepada SARA serta  agar hendaknya memberitahukan kepada Polres Banjarbaru sehingga sedini mungkin dapat dicegah konflik yang lebih besar yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas di Kota Banjarbaru, serta adanya aliran atau paham radikalisme khususnya pembubaran HTI oleh Pemerintah dan peran FKUB sangat besar untuk menciptakan kerukunan umat beragama serta mencegah timbulnya paham radikalisme.

“Saya  menyarankan untuk membentuk Tim Khusus guna menyelesaikan masalah rehab tempat ibadah advent hari ke tujuh,” Ucap Kelana.

Hal itu pun langsung di respon Walikota Banjarbaru dengan mengapresiasi saran Kapolres Banjarbaru untuk membentuk Tim Khusus guna melakukan pendekatan serta penyelesaian masalah pendirian Gereja Advent hari ketujuh.

Wujud apresiasi Walikota Banjarbaru dengan langsung memerintahkan Kesbangpol Kota Banjarbaru untuk membentuk Tim penyelesaian rehab rumah ibadah Advent hari ketujuh di Banjarbaru dengan susunan Ketua, Sekretaris dan Tim Sosialisasi.

 

editor : fahmi

publish : fahmi


Official Link

  • Tribrata News
  • Mabes Polri
  • Promoter.
  • Polda Kalsel