TRIBRATANEWS POLRES BANJARBARU

Pasca pilkada serentak sejumlah personil kepolisian dan TNI pengamanan kantor Kpu dan bawaslu di Kota Banjarbaru

Polres Banjarbaru, pasca pilkada serentak tahun 2020, Pihak kepolisian terus melakukan pengamanan dan penjagaan di Kantor KPU dan bawaslu Kota Banjarbaru, sebagai bagian pengamanan dalam Pilkada.Senin(14/12/2020).

Personil Polsek Banjarbaru Kota jajaran Polres Banjarbaru, Polda Kalsel. Kantor penyelenggara pemilu menjadi salah satu titik fokus pengamanan petugas, walaupun saat ini situasi keamanan kondusif. Walau demikian, pihaknya tetap melakukan antisipasi manakala terjadi gangguan keamanan dalam seluruh tahapan Pilkada.

“Kami imbau agar masyarakat tetap menjaga kondusifitas. Beda pilihan itu wajar, tapi jangan sampai bertikai,”  Ujar.

Pihak kepolisian dan TNI terus meningkatkan pengamanan dan penjagaan di Kantor KPU dan Bawaslu Kota Banjarbaru sebagai bagian pengamanan dalam Pilkada. Setelah dimulainya tahapan Pilkada pasca pandemi covid-19, pihaknya

Tujuan pengamanan ini yaitu dalam rangka mengamankan pilkada 2020, dan sebagai bentuk cipta kondisi dalam rangka operasi Mantap Praja Intan dalam pengamanan Pilkada Serentak tahun 2020,” ujar

Salah satu petugas, mengatakan, pihaknya berada di kantor KPU untuk mengamankan dan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. “Kita berada di sini mengamankan aset-aset KPU dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Selain kantor KPU, lanjutnya, petugas juga mengamankan Kantor Bawaslu. Di kantor Bawaslu juga dijaga oleh satuan Personil kepolisian dan TNI, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi kembali,” ungkapnya.

Kapolsek Banjarbaru Kota Kompol Purbo Raharjo mengatakan, setelah dimulainya tahapan Pilkada pasca pandemi covid-19, pihaknya mulai melakukan penjagaan kantor KPU dan Bawaslu. Untuk itu, kami harapkan kerjasama dari pihak KPU dan Bawaslu dan semua pihak untuk bersinergi menjadikan Pilkada tahun ini berjalan aman seperti pelaksanaan pemilu sebelum-sebelumnya. Pihaknya tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas kepada siapapun  yang mengganggu keamanan dan ketertiban dalam Pilkada 2020. tutupnya.(pry).

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: