TRIBRATANEWS POLRES BANJARBARU

Polisi bekuk HA, pelaku pengelapan dan pemalsuan surat

Polres Banjarbaru, personil Polsek Banjarbaru Kota Jajaran Polres Banjarbaru. Unit 1 Reskrim AIPTU Fauzi Nasution,S.H berhasil mengungkap kasus tindak pidana kejahatan di wilayah Polsek Banjarbaru Kota. Senin (10/08/20).

Pelaku tindak pidana yang berhasil diungkap unit Reskrim Banjarbaru Kota yakni pelaku tindak pidana penggelapan dan pemalsuan surat yang terjadi pada 4 Juni 2020 lalu, di Jalan Pondok Empat, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru.

Pelaku yang diketahui berinisial HA (26) ini berhasil dibekuk di sekitar Jl.Trikora Kota Banjarbaru oleh Unit Reskrim Polsek Banjarbaru Kota di bawah pimpinan Kasubnit l AIPTU Fauzi Nasution,S.H .

Kapolsek Banjarbaru Kota, Kompol Purbo Raharjo melalui Kanit Reskrim AKP Yuli Tetro,S.H menuturkan modus pelaku HA yakni menagih biaya bulanan kepada para konsumen yang masih dalam kredit pembayaran sepeda motor.

“Pelaku HA merupakan karyawan sebuah pembiayaan, namun saat penagihan, pelaku memberikan kwitansi palsu/ fotocopy kepada konsumen dan para konsumen percaya, karena saat itu pelaku merupakan karyawan pembiayaan tempat para konsumen melakukan kredit,” ujarnya.

Kanit reskrim Akp Yuli Tetro S.H, mengatakan pelaku membawa surat tugas dan saat karyawan pembiayaan yang lain akan melakukan penagihan, konsumen mengaku sudah membayar kepada pelaku HA.

“Kepada konsumen, pelaku memberikan kwitansi palsu/fotocopy dan uang hasil tagihan tidak disetorkan ke pembiayaan tersebut,” lanjutnya.

Atas kejadian tersbut, pihak pembiayaan merasa dirugikan oleh pelaku kemudian melaporkan pelaku ke Piket Spkt Polsek Banjarbaru Kota.

“Kepada pelaku HA, kami terapkan pasal 263 ayat 1 dan Sub 372 yaitu pemalsuan surat dan penggelapan dan sekarang berkasnya sudah tahap l di kejaksaan dengan barang bukti surat kwitansi palsu, surat tugas serta satu buah Handphone,” lanjutnya.

Sementara itu Kasi Humas Polsek Banjarbaru Kota AIPDA Ahmad Supriyanto, S.H membenarkan telah mengamankan pelaku AH, guna proses penyidikan lebih lanjut.

Kami menghimbau kepada warga masyarakat untuk jangan mudah percaya terhadap karyawan yang mengatasnamakan petugas pembiayaan yang tidak jelas legalitasnya atau mengatas namakan devcoletor.

“Alangkah bijaknya terlebih dahulu, tanyakan indentitas diri, pengenal, SPK, surat tugas serta legalitasnya kepada para petugas pembiayaan/ devcolektor, telebih pada saat akan penagihan,” ucapnya.

Supri juga menambahkan apabila ada warga masyarakat yang pernah menjadi korban pelaku AH, dapat segera melapor di Kantor kepolisian terdekat karena disinyalir banyak warga masyarakat yang menjadi korban atas kejadian tersebut.tutur(pry).

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini:

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/bbarukalsel/public_html/wp-includes/functions.php on line 4669

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/bbarukalsel/public_html/wp-content/plugins/really-simple-ssl/class-mixed-content-fixer.php on line 111