TRIBRATANEWS POLRES BANJARBARU

POLRES BANJARBARU GELAR KONFERENSI PERS KASUS PENYEBARAN BERITA BOHONG

Polres Banjarbaru – Polres Banjarbaru Menggelar Konferensi Pers dengan topik yang beredar viral dimasyarakat yaitu penyebaran berita hoax di grup-grup WA, singkat  cerita Pada hari Kamis tanggal 15 Oktober 2020 Tim Patroli Siber Polres Banjarbaru menemukan screenshot status WA yang beredar di grup – grup whatsapp yang bertuliskan : “Demo hari ini di bjm akan damai ketika dikawal TNI namun sebaliknya jika POLRI maka akan rusuh, kpd adek2ku dan kwn2 sekalian yg demo ht ht penyusup dr INTEL berpakaian almamater krn td tmpk terlihat dr POLDA ada bbrp intel yg membawa almamater patut di duga ini provokasi yg dilakukan oleh mereka utk rusuh.” (19/10/2020)

Menindak lanjuti beredarnya postingan status tersebut Sat Reskrim Polres Banjarbaru langsung melakukan penyelidikan dan diketahui berasal dari Nomor Whatsapp 08125011xxx milik salah satu ASN di Kota Banjarbaru dengan inisial “FM (46 Tahun)” yang beralamat di Kota Banjarmasin (sesuai KTP).

Kemudian Unit Resmob Polres Banjarbaru langsung menjemput pelaku ditempat kerjanya dan saat ditanyakan petugas yang bersangkutan membenarkan bahwa yang beredar itu adalah postingan status wa miliknya sendiri, kemudian pelaku beserta Barang Bukti 1 (satu) unit handphone merk Samsung galaxy note 9 warna hitam diamankan ke Mapolres Banjarbaru untuk dilakukan pemeriksaan oleh Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Banjarbaru.

Dari Hasil Pemeriksaan Unit Tipidter didapat keterangan “FM” MENGAKU KHILAF DAN TIDAK BERMAKSUD MENYINGGUNG SALAH SATU INSTANSI DALAM HAL INI YANG BERSANGKUTAN HANYA MENGUTARAKAN KEGELISAHANNYA TERKAIT SITUASI POLITIK YANG BERKEMBANG SAAT INI.

Hingga saat ini polres banjarbaru telah melakukan pemeriksaan kepada 7 (tujuh) orang saksi yang 1 (satu) orang diantaranya SAKSI AHLI BAHASA.

Saudara “FM” ditetapkan sebagai TERSANGKA pada malam harinya saat diamankan tepatnya pada hari Kamis tanggal 15 Oktober 2020 namun dalam hal ini penyidik tidak melakukan Penahanan, untuk SPDP hari ini dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Banjarbaru dan proses Penyidikannya akan berjalan guna adanya Kepastian Hukum.

Pelaku dijerat UU RI NO 1 TAHUN 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana sebagai mana yg dimaksud dalam rumusan pasal 14 ayat 2 dan atau pasal 15 tentang Tindak pidana menyiarkan berita atau pemberitaan bohong, dgn sengaja menerbitkan atau dapat menerbitkan keonaran di kalangan masyarakat sedang ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitauan itu adalah bohong dan atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar berlebihan atau tidak lengkap sedang ia mengerti setidak – tidaknya patut dapat menduga bahwa kabar demikian akan atau dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat dengan ancaman hukuman penjara setinggi – tingginya 3 Tahun.

Kapolres Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso S.I.K., M.H Memberikan imbauan kepada masyarakat “menyikapi situasi yang berkembang saat ini kita harus benar – benar bijak dalam menerima suatu berita yang beredar di media sosial maupun media lainnya, lihat secara menyeluruh suatu kejadian dari sumber yang kredibel”, “mari kita jaga kamtibmas dengan WASPADA HOAX, MENJAGA JARI dan JANGAN PROVOKASI” Pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini:

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/bbarukalsel/public_html/wp-includes/functions.php on line 4673