TRIBRATANEWS POLRES BANJARBARU

Puluhan Remaja Diamankan di Lokasi Balap Liar, 5 Positif saat di Swab Anti Gen

BANJARBARU – Pelaku yang diduga melakukan aksi balap liar diamankan ke Mapolres Banjarbaru dan dilakukan Swab Anti Gen oleh Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Minggu (5/2) dini hari.

Dibulan suci Ramadhan 1442 Hijriyah bukannya memperbanyak ibadah belasan remaja ini kembali diamankan petugas karena diduga melakukan aktivitas balap liar disekitar Jalan Panglima Batur dan Lapangan Murjani Kota Banjarbaru.

Blokade aksi balap liar disekitar Lapangan Murjani ini kembali dilakukan Tim Khusus Balap Liar yang tergabung dalam Patroli Unit Kecil Lengkap Polres Banjarbaru yang dipimpin Kabag Ops Polres Banjarbaru Kompol Abdul Fatah, S.Pd., M.M didampingi Kasat Lantas Polres Banjarbaru Iptu Riyanda Putra Utama, S.Tr.K., M.H.

“Blokade ini kembali kami lakukan karena aduan masyarakat yang resah dengan aktivitas Balap Liar disekitar Lapangan Murjani yag mana knlapot bisingnya mengganggu masyarakat yang sedang beristirahat”, ucap Kabag Ops Polres Banjarbaru Kompol Abdul Fatah, S.Pd., M.M.

“Sebanyak 10 (sepuluh) unit roda 2 dan 11 (sebelas) orang remaja kami amankan yang mana tindakan tilang berupa tilang diberikan dan belasan remaja yang turut diamankan kemudian dilakukan Swab Anti Gen oleh Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru selain itu satu orang yang tertangkap tangan membawa senjata tajam saat ini tengah dilakukan pemeriksaan oleh Sat Reskrim Polres Banjarbaru”, tambahnya.

Kapolres Banjarbaru AKBP Doni HAdi Santoso, S.I.K., M.H mengatakan mereka yang diamankan rata – rata berasal dari luar daerah, untuk memberikan efek jera sanksi yang diberikan saat ini tidak hanya berupa dorong motor dan sanksi tilang namun kami juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru untuk melakukan Swab Anti Gen kepada mereka yang berhasil diamankan.

“Dari sebelas orang yang diamankan dilakukan Swab Anti Gen dan hasilnya 5 (lima) orang Positif selanjutnya dilakukan pemeriksaan intensif terkait identitas diri oleh Dinas Kesehatan dan memanggil orang tuanya untuk menentukan langkah lebih lanjut, tegas AKBP Doni Hadi Santoso, S.I.K., M.H. (Rhn)

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: